Wednesday, November 15, 2017

Playgroup Field Trip Ke Taman Mini Indonesia Indah | TMII

Howdy.. Assalamualaikum..

Lokasi wisata Field trip dari sekolah Arkana kali ini kebetulan super deket banget dari tempat tinggal saya, which is ke Taman Mini Indonesia Indah alias TMII. Saking dekatnya, saya jadi hampir nyaris nggak pernah ke sana kecuali menghadiri pernikahan teman dan kerabat ✌🏻🙈 padahal kalau mau dikulik-kulik sebenarnya banyak sekali wisata yang ramah balita. Saya pun sudah lama sekali berencana main-main ke Taman Mini. Tapi kenapa ya? Kalau sesuatu yang dekat dengan kita tuh kayaknya selalu digampangin gitu. Kayak "ah deket ini, besok-besok ajalah" atau "ah TMII kan nggak pindah kemana2 ini, nanti-nanti ajalah"

Jadi aja saya dan suami nggak pernah sengaja mengosongkan waktu untuk wisata ke Taman Mini. Emang ya benar kata orang, kalau dekat bau poop kalau jauh wangi bunga. Kejadian juga nih sama si Taman Mini. Hihi🤦🏼‍♀️ Oops sorry sorry, ternyata kami pernah 1x sengaja wisata ke Taman Mini, ke Taman Legenda yang ada dinosaurus nya itu loh. Sayang saya waktu itu sedang vakum ngeblog. Ya gitudeh, namanya hidup ada up and down nya kaaaan 😂



Nah, karena ada fied trip ke Taman Mini dari Sekolah nya Arkana, jadilah kami akhirnya wisata ke Taman Mini secara khusus! Tempat wisata yang kami kunjungi ada 3. Taman Burung, Museum Reptil dan Akuarium Air Tawar. Terakhir kami lunch lesehan di anjungan Jawa Tengah.

Pagi-pagi sekali kami harus menunggu rombongan bis sekolah di depan gerbang TMII. Karena sekolah Arkana berada di kawasan Pondok Indah dan tempat tinggal kami berada di Jakarta Timur, maka kami nggak ikutan rombongan dari sekolah melainkan kita langsung aja ke Taman Mini supaya lebih efisien, ya toh. Tapi saya salah perhitungan nih, Arkana ternyata belum puas main-main di Taman Mini sama teman-temannya. Terjadilah pertumpahan tangis air mata karena Arkana mau ikut bus pulang ke Pondok Indah. Huh drama!

Setelah sampai di gerbang TMII, bus sekolah sudah menunggu kami yang walaupun dekat tapi masih juga terlambat hahaha. Bukan bukan, ternyata si Bus sampai 30 menit lebih awal dari jadwal. Hari itu ternyata jalanan lancar jaya, yah begitulah jalanan ibukota tiada yang bisa memprediksi toh. Dengan terburu-buru saya dan Arkana langsung masuk ke dalam Bus untuk memulai field trip. Destinasi pertama kami adalah Taman Burung. Along the way to Taman Burung, Arkana senang sekali berkumpul dengan teman-temannya tengok ke kanan kiri lihat-lihat pemandangan. 

Taman Burung
Untuk masuk ke dalam Taman Burung, per orang dikenakan biaya 20.000 rupiah. Karena saya dan Arkana sudah bayar melalui sekolah jadilah kami nggak bayar, hanya Didi yang bayar tiketnya. Selama 27 tahun hidup di dunia, inilah kali pertama saya menginjakan kaki ke Taman Burung. Ya Allah masa kecil saya ketauan amat suramnya 😂. Kesan pertama masuk ke Taman Burung ini saya lumayan bengong sih, karena ternyata taman nya lumayan besar. Persis di depan pintu masuk ada danau yang luas komplit dengan burung bangau dan angsa-angsa cantik yang berenang ke sana kemari. Ada 2 jenis angsa, angsa yang berwarna putih ada juga the phenomenal black swan.



Di dekat danau ada 2 stand khusus yang menawarkan foto bersama burung nuri yang cantik banget. Saat itu ada 4 ekor burung nuri, 2 ekor burung per stand. Tiap foto dengan 1 burung dikenakan biaya tambahan 5.000 rupiah. Setelah Arkana meminta sambil agak sedikit memaksa, akhirnya kami foto dengan 2 burung, which is biayanya 10.000 rupiah hehehe. Jangan kaget gitu dong ah, ke toilet aja harus bayar 2.000 rupiah. Berusaha positif saja kalau biaya tambahan ini semata-mata untuk perawatan burung-burung supaya tetap cantik jelita😊

Begini hasil foto cantiknya:



Kenyataanya....... >.<

terlihat sekali bukan siapa yang menikmati bahagia siapa yang cemen ketakutan >.<

Setelah foto bersama 2 burung nuri yang cantik tapi tetep aja saya takut ...banget. Tuh lihat aja fotonya di atas!

Kami langsung masuk ke Dome. Dome ini sepertinya lambang Bird Park nya TMII. Kalian pasti familiar kok dengan dome ini. Di dalam dome banyak sekali burung-burung dalam sangkar, ada elang, kasuari, dan lain-lain yang saya nggak perhatikan satu-satu karena saya sibuk menghindar dari kotoran burung yang tergeletak di mana-mana 😭. Sedih banget, saya seperti punya phobia dengan kotoran ayam burung atau kotoran2 binatang atau manusia yang tergeletak di jalanan😭

Saya sangat berharap semoga suatu hari nanti, maintenance taman burung akan lebih maksimal sehingga kita bisa wisata ke taman burung taman mini tapi seperti mengunjungi jurong bird park singapore. Someday, who knows? Can I get an Amin? 😊

Arkana & his Friends



----------
Tak lupa foto bareng ibu-ibu dulu sebelum beranjak ke destinasi selanjutnya. Mama-mama nggak mau kalah dong hihihi





Museum Reptil
Destinasi selanjutnya adalah Museum Reptil, untuk masuk ke dalam museum dikenakan biaya 25.000 rupiah per orang. Pertama kali masuk, kita langsung disuguhi pemandangan kura-kura di dalam gua bawah tanah. Seperti masuk ke dalam museum di luar negeri, pertama-tama kita diajak nonton film dokumenter tentang reptil, bagaimana mereka ada dari tahun ketahun, bagaimana mereka punah karena diburu secara ilegal dan dijadikan tas branded sampai pesan-pesan untuk melestarikan reptil. Selesai menonton, kami disuguhi banyak reptil dari mulai komodo, buaya yang super besar, ular, kura-kura, iguana, dan lain-lain. Mereka berada di dalam gua terpisah sesuai jenis binatangnya. Di tengah-tengah perjalanan, museum menyediakan lagi fasilitas foto dengan ULAR. Sempat terdengar sayup-sayup Arkana bilang "mimi, Arkana mau foto sama snake" saya lansung loncat terkejut. Tentu saya tidak mau dong, bisa pingsan nanti huh🙈

Dengan tergesa-gesa saya akhirnya keluar dari museum, takut! 😂


Tibalah kita di tujuan terakhir dari field trip kali ini, 

Akuarium Air Tawar
Tiket masuknya saya lupa lihat jadi nggak bisa kasih informasi. Sebelum masuk ke Akuarium kita harus melewati jembatan di atas danau yang besar dan kelihatannya dalam. Di depan pintu masuk juga disediakan pakan ternak ikan yang dijual seharga 2.000 rupiah. Tidak ada petugas yang melayani, hanya disediakan box bertuliskan harga, kita tinggal masukan uang dan ambil sendiri pakan ternaknya. Menurut saya cukup bagus ide seperti ini, semacam tes kejujuran ya untuk diri kita sendiri. Di danau sudah menunggu ratusan ikan yang besar-besar yang siap diberi makan. Cukup 2.000 rupiah, Arkana senang mimi senang 😆

Di dalam Akuarium, sangatlah gelap, lembab dan pengap. Maaf sekali tapi saya harus cepat-cepat keluar karena Arkana "nggak betah" dan saya sendiri pun merasa tidak nyaman😅

Kami berencana langsung menuju anjuncan untuk makan siang, di tengah-tengah perjalanan kami, Arkana ditarik Badut Bunny, dipeluk dan mimi diberi kode untuk foto Arkana dan si Badut. Setelah foto, om Badut memberi kodel lagi untuk memasukan sesuatu ke dalam kantongnya. Duh, begitulah badut jaman now!



Lupakan soal badut, Arkana mulai melihat mainan-mainan yang dijajakan penjual yang dengan sigapnya menghampiri pengunjung. Dengan sigap pula mimi lari tanpa menghiraukan rengekan Arkana hihihi, kami berdua sukses sampai di anjungan untuk makan siang bersama teman-teman. Lalu didi pamit sholat jumat dan mimi sholat di mushola.

Field Trip berakhir diiringi dengan tangisan Arkana yang ingin naik bus kembali menuju sekolah... ealaaaah!

Tips untuk temen-temen yang membawa balita ke Taman Mini:
  • Pakai anti nyamuk
  • Bawa topi
  • Bawa payung
  • Bawa baju ganti
  • Bawa kipas tangan
  • Bawa cemilan
  • Jangan lupa bawa uang hehehe


Semoga bermanfaat,
Have a nice day!

Xx, 😊

No comments:

Post a Comment

Related Post

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...